Silahkan Pilih Style Anda Style 3 Style 2 Style 1
 
  • Lab. BPMA

    Mengembangkan dan memfasilitasi
    laboratorium pengujian alsintan...
    Learn more...
  • LSPro

    Lembaga Sertifikasi Produk
    Alat dan Mesin Pertanian...
    Learn more...
  • Alsintan

    Yang Telah Diuji
    Learn more...
  • Form Online

    Formulir Permohonan Sertifikasi
    Produk Alsintan.
    Learn More...
“e-lelang Memutus Mata Rantai Petani dan Tengkulak” PDF Print E-mail

Mataram/ “e-lelang sebuah terobasan yang mampu memutus mata rantai petani dan tengkulak dan patut didukung” demikian disampaikan menteri pertanian Suswono dalam kunjungan kerja di Nusa Tenggara Barat (NTB).  dalam rengka panen raya jagung  di desa Lendang Belo, Lombok Timur dan menyaksikan langsung e-Lelang jagung pipilan. e-lelang adalah lelang elktronik untuk pasar komoditas dengan menggunakan fasilitas internet yang dikembangkan oleh PT. i-Pasar dimana petani dan gapoktan terlibat dalam transaksi secara langsung dan transparan, Mekanisme pengelolaan e-lelang dilakukan dengan sisitem e-resi atau resi gudang elektronik dan  perdagangan secara elektronik, mutu komoditas yang diperdagangkan mengacu kepada SNI. Setiap jagung yang telah diverifikasi mutu, dibuatkan e-resi atau resi gudang elektronik, kemudian Gudang akan menerbitkan berita acara penerimaan barang acara penerimaan barang, tim e-pasar dan kliring berdasarkan berita acara akan meneribitkan e-resi untuk ditawarkan di e-lelang , pemenang  e-lelang dengan harga tertinggi akan menerima e-resi atau warkat asli berita acara penerimaan barang untuk ambil barang sebagai bukti beserta lampiran-lampiran penilaian kesesuaian, surat perintah bongkar dan muat. Pengadaan gudang serah jagung pipilan di NTB tidak terlepas dari kemampuan produksi jagung di NTB yang mengalami kenaikan rata-rata dalam 5 tahun terakhir sebesar 35 %,  bahkan produksi pada tahun 2009 mengalami kenaikan sebesar 57, 37 % dari   197.000 tahun sebelumnya menjadi 308.863 ton. Jagung adalah satu diantara tiga komoditas unggulan propinsi NTB yang dikenal dengan PIJAR yaitu Sapi. Jagung dan Rumput Laut. Dalam kesempatan tersebut Gubernur NTB. Zainul Majdi mengingatkan Untuk menjadikan jagung sebagai komoditas unggulan yang terpenting adalah menata hal-hal yang terkait pasca produksi, keberadaan i- pasar diharapkan dapat membuka perspektif petani. Dalam sesi Tanya jawab yang berlangsung dengan Petani Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil, Zaenal Bachruddin menyampaikan Gapoktan penerima Silo jagung yang telah mampu  berbisnis, akan di beri penghargaan dengan system 2 in 1, yaitu akan diberikan Pembiayaan dari APBN untuk  merevitalisasi silo dan diwajibkan mendapatkan permodalan yang bukan berasal dari APBN tapi berasal dari lembaga perbankan dengan bunga yang rendah ini dimaksud sebagai apresiasi terhadap petani/ gapoktan.(hn.humas pphp)

 
Next >