Silahkan Pilih Style Anda Style 3 Style 2 Style 1
 
  • Lab. BPMA

    Mengembangkan dan memfasilitasi
    laboratorium pengujian alsintan...
    Selengkapnya
  • LSPro

    Lembaga Sertifikasi Produk
    Alat dan Mesin Pertanian...
    Selengkapnya
  • Daftar Alsintan

    Yang Telah Diuji
    Selengkapnya...
  • Form Permohonan Uji

    Form Permohonan Pengujian Alsintan

Tata Cara Pengajuan Sertifikasi PDF Print E-mail


  1. LS Pro Alsintan BPMA menyediakan pelayanan Informasi bagi Pemohon alsintan melalui media cetak dan media elektronik, Pemohon sertifikasi yang ingin mendapatkan informasi layanan sertifikasi menghubungi LS Pro Alsintan BPMA melalui Manajer Administrasi, atau Pemohon dapat mengakses pelayanan dalam bentuk media elektronik dengan mengunjungi website http://www.bpm-alsintan.com

  2. Pemohon yang ingin mensertifikasikan produknya diwajibkan untuk mengisi formulir permohonan dan melengkapi dengan lampiran yang dipersyaratkan dan disampaikan kepada LS Pro Alsintan, melalui Manajer Administrasi.

  3. Manajer Teknis menugaskan auditor untuk melakukan audit kecukupan dengan melihat kecukupan Panduan Mutu terhadap Standar sistem manajemen mutu yang digunakan, dalam hal ini ISO 9001 tahun 2008.

  4. Manajer Teknis menugaskan Auditor yang kompeten untuk melakukan audit kesesuaian di lokasi pemohon uji.  Pada saat yang bersamaan dapat dilakukan proses pengambilan contoh uji oleh Petugas Pengambil Contoh yang kompeten.

  5. Berdasarkan ruang lingkup uji yang diperlukan, Manajer Teknis menunjuk laboratorium penguji yang kompeten.

  6. Petugas Pengambil Contoh memberikan label pada contoh yang akan diuji dan menyerahkannya untuk diuji di laboratorium yang telah ditunjuk.

  7. Auditor menyampaikan laporan pelaksanaan audit sistem manajemen mutu kepada Manajer Teknis.

  8. Apabila sistem manajemen mutu dan laporan hasil uji yang disampaikan lab uji memenuhi persyaratan maka Manajer Teknis menyiapkan proses rapat komisi teknis, dan mengumpulkan permohonan sertifikasi, check list kelengkapan dan kebenaran dokumen, laporan audit kecukupan, laporan audit sistem manajemen mutu dan laporan hasil uji

  9. Sertifikat diberikan apabila Hasil uji produk alsintan sesuai dengan SNI dan sistem produksi alsintan telah memenuhi standar sistem mutu ISO 9001 tahun 2000.

  10. Apabila hasil uji produk alsintan tidak memenuhi sebagian dari SNI, diberikan waktu perbaikan dan kemudian Pemohon mengajukan permohonan sertifikasi ulang dengan melampirkan hasil sertifikasi sebelumnya.

  11. Setelah dilakukan penerbitan sertifikat akan dilakukan pengawasan berkala minimal satu kali setahun.

  12. Untuk menjamin agar produk Pemohon selalu sesuai dengan standar, LS Pro Alsintan BPMA melakukan surveilen terjadwal minimal 1 tahun sekali terhadap proses produksi dan mewajibkan pengujian produk di laboratorium yang ditunjuk oleh Permentan atau yang telah terakreditasi, jika diperlukan untuk pemohon sertifikasi tipe 5, surveilen dilakukan di pabrik, sementara surveilen penggunaan tanda SPPT SNI atau Persyaratan Teknis minimal dilakukan dipabrik dan dipasar.

  13. Apabila terdapat laporan keluhan dari pelanggan yang terkait dengan mutu alsintan yang telah disertifikasi maka dapat menyampaikan kepada LS Pro Alsintan BPMA dan menunjuk menunjuk tim auditor sebagai pelaksana audit lapangan. Apabila hasil temuan audit tergolong major maka Manajer Teknis meminta Komisi Teknis untuk menentukan status sertifikasi melalui rapat komisi teknis.